batampos – Sebuah sekolah swasta di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, dibuat resah oleh ulah seorang oknum yang mengaku sebagai perwakilan dari Pers Bhayangkara Magazine Tanjungpinang. Oknum tersebut diduga memaksa pihak sekolah untuk membeli buku yang disebut sebagai bagian dari program negara.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (15/7/2025). Oknum tersebut datang langsung ke sekolah dan menawarkan buku berjudul Himpunan Perubahan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. Ia mengklaim buku tersebut merupakan bagian dari program resmi pemerintah dan wajib dibeli.
“Oknum tersebut memaksa pihak sekolah membeli buku dengan alasan ini program dari negara yang harus dijalankan,” ujar Ismail, salah satu guru di sekolah tersebut, saat dikonfirmasi, Selasa.
Karena merasa tertekan oleh pernyataan tersebut, pihak sekolah akhirnya membeli dua eksemplar buku dengan harga masing-masing Rp450 ribu. Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp900 ribu.
Setelah kejadian itu, pihak sekolah mulai curiga dan melaporkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, Kasat Intel Polres Lingga, Iptu Dony Giatman, mengaku baru pertama kali mendengar nama media yang disebut oknum tersebut.
“Saya tidak pernah dengar itu. Baru kali ini saya mendengar ada namanya Pers Bhayangkara Magazine Tanjungpinang,” kata Dony.
Pihak kepolisian pun mengimbau seluruh sekolah dan masyarakat di Kabupaten Lingga untuk waspada. Jika ada oknum yang datang mengatasnamakan lembaga media atau institusi dan memaksa membeli buku, tidak perlu ditanggapi.
“Kalau masih memaksa dan menimbulkan ketidaknyamanan, segera hubungi pihak berwajib,” tegas Dony.
Reporter: Vatawari
Artikel Oknum Berkedok Media Paksa Sekolah di Lingga Beli Buku Seharga Ratusan Ribu pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Oknum Berkedok Media Paksa Sekolah di Lingga Beli Buku Seharga Ratusan Ribu pertama kali tayang di batampos.co.id.