batampos – Sejumlah pohon dan ranting di kawasan Bukit Tengkorak, Kabupaten Anambas, dipangkas oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (11/9). Penataan dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang yang berpotensi membahayakan pengendara maupun warga sekitar.
Pantauan di lapangan, pohon dan ranting yang sudah terlalu tua serta menjalar hingga ke bahu jalan dipotong oleh petugas. Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Anambas, Asep Bambang.
“Penataan pohon bukan hanya soal kerapian, tetapi lebih kepada keselamatan masyarakat. Kami tidak ingin ada korban akibat pohon tumbang, terutama saat cuaca buruk. Maka dari itu, langkah pencegahan lebih utama,” tegas Asep.
Ia menyebutkan, kawasan Bukit Tengkorak merupakan jalur lalu lintas padat. Kondisi pohon yang rindang kerap menutupi pandangan pengendara dan berisiko patah sewaktu-waktu ketika angin kencang.
“Kami bergerak cepat karena ini menyangkut keselamatan bersama. Pencegahan jauh lebih baik daripada menunggu ada korban,” ujarnya.
Asep juga mengajak desa dan kelurahan di Anambas untuk berkolaborasi dengan BPBD dalam pemantauan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan. Menurutnya, laporan dari masyarakat sangat penting agar tindakan bisa segera dilakukan.
“Biasanya kalau ada pohon yang berisiko membahayakan rumah penduduk, pihak desa bersurat ke BPBD. Setelah itu kami tindak lanjuti. Beberapa titik kemarin di Tanjung sudah kita amankan dengan cara pemangkasan,” jelasnya.
BPBD, lanjut Asep, siap turun langsung ke lapangan jika ada laporan serupa. “Kami menginginkan masyarakat merasa aman. Kalau ada potensi bahaya, segera laporkan. BPBD hadir untuk memberikan rasa tenang,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Hafiz, mengapresiasi langkah cepat BPBD. Ia menilai pemangkasan pohon di Bukit Tengkorak sangat membantu keselamatan pengguna jalan.
“Kami sangat berterima kasih, karena sebelumnya banyak ranting yang sudah menjorok ke jalan. Kalau malam hari cukup berbahaya bagi pengendara. Dengan adanya pemangkasan, jalan jadi lebih aman,” ujar Hafiz.
Hafiz berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin di jalur-jalur rawan lain. “Kalau bisa jangan hanya di Bukit Tengkorak, tapi juga di titik-titik lain yang rawan. Dengan begitu, masyarakat akan lebih merasa terlindungi,” tambahnya. (*)
Reporter: Ihsan Imaduddin
Artikel Rawan Bahaya, BPBD Pangkas Pohon di Bukit Tengkorak Anambas pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Rawan Bahaya, BPBD Pangkas Pohon di Bukit Tengkorak Anambas pertama kali tayang di batampos.co.id.