batampos – Politeknik Bintan Cakrawala (PBC) sukses melaksanakan program Susur Kampung 2025: Kampanye Riset Vokasi untuk Green Innovation & Ekonomi Kreatif, yang digelar setiap akhir pekan sepanjang Oktober hingga November.
Diseminasi penelitian dosen itu hadir di lima kecamatan: Teluk Sebong, Seri Kuala Lobam, Teluk Bintan, Gunung Kijang, dan Bintan Timur.
Program ini merupakan bagian kegiatan nondigital Resona Saintek, inisiatif nasional dari Direktorat Minat Saintek Kemdiktisaintek, di mana PBC menjadi satu dari 11 perguruan tinggi terpilih di Indonesia.
Lewat program Susur Kampung, PBC menghadirkan hasil riset dosen langsung kepada masyarakat. Materinya disederhanakan agar mudah dipahami pelaku UMKM, pelaku wisata, kelompok tani, perangkat desa, tokoh komunitas, ibu rumah tangga, hingga pelajar.
Penelitian yang dikampanyekan mencakup inovasi pangan sehat berbasis bahan lokal, diversifikasi kue kering ramah gula, pemanfaatan mangrove, green products untuk hospitality, konsep edu-ekowisata bahari, analisis wellness tourism berbasis kearifan lokal, hingga penguatan ekonomi kreatif desa melalui digital tourism dan media kreatif.
Ketua Pelaksana Resona Saintek PBC, Yoffie Kharisma Dewi, menegaskan bahwa riset vokasi harus menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Susur Kampung memastikan penelitian tidak berhenti sebagai laporan akademik, tetapi menjadi inspirasi yang langsung dapat diterapkan,” ujarnya.
Program ini juga mendapatkan dukungan pemerintah daerah. Camat Teluk Sebong, Nuraini, dan Camat Gunung Kijang, Rahak, menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Dukungan serupa datang dari Ardiansyah, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Bintan. Ia menyebut riset PBC berperan penting dalam memperkuat pariwisata, budaya lokal, dan ekonomi kreatif.
Selain turun langsung, kampanye riset diperluas melalui publikasi digital. Konten visual edukatif dan tiga kali siaran langsung di RRI Tanjungpinang Pro 1 menjadi penguat penyebaran informasi ke publik.
Warga di seluruh kecamatan menyambut antusias karena materi dinilai relevan dengan potensi lokal seperti wisata desa dan peluang ekonomi ramah lingkungan.
Dengan terselenggaranya Susur Kampung 2025, PBC menegaskan komitmennya menghadirkan riset vokasi yang aplikatif, berakar pada potensi lokal, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat Bintan, sekaligus memperkuat peran sebagai kampus vokasi resort yang dekat dengan warga. (*)
Reporter: Slamet Nofasusanto
Artikel Susur Kampung 2025, PBC Kampanyekan Riset Vokasi untuk Green Innovation & Ekonomi Kreatif di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Susur Kampung 2025, PBC Kampanyekan Riset Vokasi untuk Green Innovation & Ekonomi Kreatif di Bintan pertama kali tayang di batampos.co.id.