
batampos – Iran menyampaikan kepada para mediator tentang kesiapannya untuk terlibat dalam perundingan di Pakistan awal pekan depan jika Amerika Serikat bersedia menerima proposal barunya, menurut laporan The Wall Street Journal pada Jumat, mengutip beberapa sumber.
Teheran diduga menawarkan perundingan syarat-syarat pembukaan Selat Hormuz jika AS menjamin penghentian serangan dan pencabutan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, menurut laporan tersebut.
Usulan tersebut dilaporkan memungkinkan pembahasan isu-isu terkait program nuklir Iran, sebagai imbalan atas pelonggaran sanksi dari AS.
Presiden AS Donald Trump pada Jumat mengatakan kepada Kongres bahwa permusuhan terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari, telah berakhir, meskipun Pentagon terus memperbarui postur militernya di kawasan tersebut karena ancaman yang diduga masih ada.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.
Perundingan di Islamabad berakhir tanpa hasil, dan Trump memperpanjang gencatan senjata untuk memberi Iran waktu untuk mengajukan “proposal terpadu.” (*)
Artikel Iran Nyatakan Siap Berunding tetapi Berharap AS Terima Proposal Baru pertama kali tampil pada News.
Artikel Iran Nyatakan Siap Berunding tetapi Berharap AS Terima Proposal Baru pertama kali tayang di batampos.co.id.