batampos – Harga emas di Kabupaten Lingga melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir. Emas 24 karat yang sebelumnya Rp1,73 juta per gram kini menembus Rp1,9 juta. Kenaikan ini setara sekitar 10 persen.
Fenomena ini membuat pola transaksi emas di masyarakat berubah. Banyak warga justru memanfaatkan kenaikan harga dengan menjual emas yang mereka miliki untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sardi, salah seorang pedagang emas di Dabo Singkep, mengatakan kenaikan harga juga terjadi pada jenis emas lain. “Emas 22 karat sekarang kisarannya Rp1,6 juta per gram. Kebanyakan orang sekarang lebih banyak menjual daripada membeli,” kata Sardi, Senin (15/9).
Menurutnya, meski harga naik, daya beli masyarakat justru menurun. “Lapangan pekerjaan sedang sulit, jadi banyak yang memilih menjual emas ketimbang membeli,” ujarnya.
Sardi menilai kenaikan harga emas kali ini sebenarnya tidak terlalu signifikan jika dibandingkan tren jangka panjang. Namun, dampaknya terasa nyata bagi masyarakat menengah bawah yang menjadikan emas sebagai instrumen simpanan sekaligus cadangan keuangan.
“Emas tetap jadi simpanan paling aman. Tapi karena tekanan ekonomi, sekarang emas lebih banyak dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutur Sardi. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel Harga Emas di Lingga Naik Jadi Rp1,9 Juta per Gram, Warga Ramai Jual pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Harga Emas di Lingga Naik Jadi Rp1,9 Juta per Gram, Warga Ramai Jual pertama kali tayang di batampos.co.id.