batampos – Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Dabo Singkep tetap siaga melayani masyarakat meski menghadapi keterbatasan alat dan personel. Dalam kondisi darurat, petugas berupaya maksimal memberikan pertolongan setiap kali laporan kebakaran masuk.
Komandan Pleton (Danton) Damkar Dabo Singkep, Ikmal Hakim, mengungkapkan bahwa hingga kini unit mereka belum memiliki perlengkapan rescue standar dan alat komunikasi handy talky (HT) untuk menunjang proses evakuasi.
“Kami belum memiliki perlengkapan rescue dan alat komunikasi. Bahkan petugas khusus evakuasi korban di gedung pun belum ada,” ujar Ikmal, Senin (13/10).
Menurut Ikmal, timnya berjumlah 21 personel dengan satu unit mobil damkar. Jumlah itu dinilai cukup untuk penanganan kebakaran tunggal, namun akan sangat terbatas bila dua atau tiga peristiwa terjadi bersamaan.
“Kalau sampai terjadi kebakaran di dua lokasi atau di gedung bertingkat, kami tidak bisa berbuat banyak karena perlengkapan rescue tidak ada,” katanya.
Ia menegaskan, memaksakan evakuasi tanpa perlengkapan lengkap justru berisiko melanggar prosedur keselamatan.
“Kami dilema. Di satu sisi harus menolong warga, di sisi lain kami tidak punya perlengkapan standar untuk evakuasi gedung,” tegas Ikmal.
Keterbatasan ini, lanjutnya, disebabkan oleh pemangkasan anggaran daerah yang membuat pihaknya belum bisa mengajukan pengadaan alat baru.
Meski demikian, Damkar Dabo Singkep tidak tinggal diam. Mereka tengah berupaya mencari solusi melalui proposal bantuan ke DPRD Provinsi dan perusahaan swasta di Kabupaten Lingga.
“Kami tetap berusaha. Semoga ada pihak yang bisa membantu pengadaan perlengkapan rescue agar penanganan kebakaran di Lingga bisa lebih maksimal,” tutup Ikmal. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel Dilema Petugas Damkar Dabo Singkep: Siaga Tanpa Perlengkapan Rescue Lengkap pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Dilema Petugas Damkar Dabo Singkep: Siaga Tanpa Perlengkapan Rescue Lengkap pertama kali tayang di batampos.co.id.