batampos – Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Tanjungpinang, mengalami gangguan pada Kamis (22/1). Kondisi tersebut dipicu oleh gangguan jaringan sistem pengisian BBM subsidi.
Pantauan Batam Pos di SPBU Jalan Adi Sucipto, Tanjungpinang, terlihat tidak ada antrean kendaraan untuk pengisian Pertalite. Sejumlah pengendara sepeda motor tampak beralih mengisi BBM non-subsidi jenis Pertamax.
Pengawas SPBU Jalan Adi Sucipto, Rasyid, mengatakan gangguan jaringan terjadi sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Akibatnya, proses pengisian BBM, khususnya Pertalite, tidak dapat berjalan normal.
“Pengisian BBM subsidi menggunakan sistem, dan saat ini jaringan mengalami gangguan,” ujar Rasyid.
Ia menjelaskan, selama gangguan berlangsung, pengisian Pertalite masih dilakukan secara manual dengan pembatasan tertentu. Sementara itu, pengisian BBM jenis solar terpaksa dihentikan sementara karena menggunakan sistem kartu.
“Untuk solar kami tidak berani mengambil risiko pengisian manual karena harus menggunakan kartu,” tegasnya.
Rasyid menyebut gangguan jaringan kali ini tergolong cukup lama dan baru pertama kali terjadi dalam durasi seperti ini. Meski demikian, ia memastikan ketersediaan stok BBM di SPBU tersebut masih dalam kondisi aman.
“Stok Pertalite dan solar sebenarnya aman. Pengisian kami hentikan sementara karena gangguan jaringan saja,” katanya.
Sementara itu, Dani, salah satu pengendara sepeda motor, mengaku terpaksa mengisi BBM jenis Pertamax karena tidak dapat mengakses Pertalite.
“Tadi saya isi Pertamax karena katanya masih gangguan, jadi tidak bisa isi Pertalite,” ujarnya.
Hingga Kamis siang, pihak SPBU masih menunggu pemulihan jaringan agar layanan pengisian BBM subsidi dapat kembali berjalan normal. (*)
Artikel Jaringan Bermasalah, Pengisian BBM Pertalite di SPBU Tanjungpinang Terganggu pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Jaringan Bermasalah, Pengisian BBM Pertalite di SPBU Tanjungpinang Terganggu pertama kali tayang di batampos.co.id.