
batampos – Ketombe kerap dianggap hanya mengganggu penampilan. Padahal, serpihan putih yang muncul di kulit kepala bisa menjadi tanda terganggunya keseimbangan kulit kepala akibat berbagai faktor, mulai dari produksi minyak berlebih, pertumbuhan jamur, penggunaan produk perawatan rambut yang tidak cocok, hingga pola makan yang kurang sehat.
Saat keseimbangan mikrobioma kulit kepala terganggu, gejala seperti gatal, kemerahan, dan pengelupasan kulit dapat muncul. Karena itu, mengatasi ketombe tidak cukup hanya menghilangkan serpihannya, tetapi juga perlu menyasar penyebab utamanya agar tidak mudah kambuh.
Dikutip dari City Magazine, berikut empat cara yang dapat membantu mengatasi sekaligus mencegah ketombe datang kembali.
1. Bersihkan Kulit Kepala Secara Menyeluruh
Penumpukan sel kulit mati, minyak, dan sisa produk perawatan rambut menjadi salah satu penyebab utama munculnya ketombe.
Membersihkan kulit kepala secara rutin membantu menjaga pori-pori tetap bersih dan mendukung regenerasi kulit.
Daripada melakukan scrub yang terlalu keras, gunakan pijatan lembut atau sikat khusus kulit kepala (scalp brush) untuk membantu mengangkat kotoran tanpa menyebabkan iritasi.
Kulit kepala yang bersih juga akan lebih mudah menyerap kandungan aktif dari sampo maupun losion antiketombe.
2. Atasi Penyebab Utamanya
Sebagian besar kasus ketombe berkaitan dengan pertumbuhan jamur Malassezia yang berkembang ketika keseimbangan alami kulit kepala terganggu.
Untuk mengatasinya, dokter kulit umumnya menyarankan penggunaan sampo antiketombe yang mengandung bahan aktif seperti ketoconazole, zinc pyrithione, selenium sulfide, atau piroctone olamine sesuai kebutuhan.
Agar efektivitasnya tetap terjaga, penggunaan sampo obat dapat diselingi dengan sampo berbahan lembut pada hari-hari lainnya.
3. Jaga Keseimbangan Mikrobioma Kulit Kepala
Kulit kepala memiliki mikrobioma atau kumpulan mikroorganisme yang berperan menjaga kesehatan kulit.
Ketika keseimbangan mikrobioma terganggu, risiko munculnya gatal, kemerahan, hingga ketombe akan meningkat.
Karena itu, pilih produk perawatan rambut yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit kepala. Hindari penggunaan produk yang terlalu keras apabila kulit kepala Anda sensitif.
4. Perbaiki Pola Makan dan Daya Tahan Tubuh
Kesehatan kulit kepala juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh secara keseluruhan.
Asupan nutrisi yang cukup, seperti asam lemak omega-3, zinc, vitamin D, dan antioksidan, dapat membantu menjaga kesehatan kulit, mengurangi peradangan, serta mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidur cukup, dan mengelola stres juga dapat membantu mengurangi risiko ketombe kambuh.
Meski umumnya tidak berbahaya, ketombe yang disertai gatal berat, kemerahan, luka, atau tidak membaik setelah menggunakan sampo antiketombe selama beberapa minggu sebaiknya diperiksakan ke dokter kulit. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda gangguan kulit lain, seperti dermatitis seboroik, psoriasis, atau eksim, yang memerlukan penanganan khusus. (*)
Artikel 4 Cara Mengatasi Ketombe agar Tidak Mudah Kambuh pertama kali tampil pada Lifestyle.
Artikel 4 Cara Mengatasi Ketombe agar Tidak Mudah Kambuh pertama kali tayang di batampos.co.id.