batampos – Sebuah mobil pikap terjebak di ruas jalan Indunsuri, Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Sabtu (26/7) malam sekira pukul 22.00 WIB. Insiden tersebut memicu kemacetan di kedua arah, baik dari Tanjunguban menuju Tanjungpinang maupun sebaliknya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pikap tersebut datang dari arah Tanjunguban dan terjebak di titik proyek perbaikan jalan dan gorong-gorong. Sejumlah warga berupaya mendorong kendaraan yang terperosok itu, namun gagal.
Beberapa saat kemudian, sebuah pikap lain yang melintas dari arah Tanjungpinang datang membantu menarik kendaraan yang terjebak menggunakan tali. Upaya tersebut akhirnya berhasil dan arus lalu lintas kembali normal.
“Sempat macet panjang tadi, tapi alhamdulillah bisa ditarik pakai mobil lain,” ujar Mamat, warga yang turut membantu di lokasi. Ia menyebut, penyebab pikap tidak bisa bergerak bukan karena ban selip, melainkan kampas rem yang habis.
“Kampas remnya habis, jadi mobil enggak bisa maju,” tambahnya.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Bintan, Ipda Mahardika Sidik, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan langsung mengerahkan anggota ke lokasi.
“Ada dua anggota yang langsung turun ke lapangan untuk membantu mengurai kemacetan,” katanya.
Situasi lalu lintas akhirnya kembali lancar setelah pikap berhasil dievakuasi dan petugas melakukan pengaturan arus kendaraan di sekitar proyek jalan. (*)
Reporter: Slamet Nofasusanto
Artikel Macet Panjang di Tanjunguban Gara-Gara Pikap Terjebak Proyek Jalan pertama kali tampil pada Kepri.
Artikel Macet Panjang di Tanjunguban Gara-Gara Pikap Terjebak Proyek Jalan pertama kali tayang di batampos.co.id.